Jumat, 01 April 2011

Teknik Perancangan dan Strategi Penggunaan Media Pendidikan dalam Proses Belajar Mengajar

TEKNIK PERANCANGAN DAN STRATEGI
 PENGGUNAAN MEDIA PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR

1.      Teknik/prosedur perancangan media pendidikan
a.      Prosedur pemilihan dengan metode ASSURE
Menurut model ini apabila kita akan memilih media lakukan dengan mengikuti prosedur sesuai dengan tahapan ASSURE.
ASSURE mengandung makna dari masing-masing huruf yaitu:
A.     Analysis Leaner Characteristics
Tahap pertama adalah melakukan analisi terhadapa karakteristik siswa, secara garis besar kerakteristik siswa terbagi dua yaitu karakteristik umum dan karakteristik khusus. Karakteristik umum berkaitan dengan usia, pengalaman belajar sebelumnya, latar belakang keluarga, sosial, budaya dan ekonomi. Karakteristik khusus berkenaan dengan pengetahuan, skill dan sikap tertentu yang dimiliki siswa. Cara menganalisis karakteristik siswa yaitu menggunakan pengalaman nyata tentang suatu konsep baru dan mengetes karakteristik siswa.
S. State Objective
      Langkah selanjutnya menentukan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang diharapkan tercapai. Tujuan pembelajaran tersebut dapat berupa:
·         Standar kompetensi yaitu ukuran kemampuan minimal yang mencakup kemampuan pengetahuan, sikap, keterampilan yang harus dicapai, diketahui dan mahir dilakukan oleh peserta didik pada setiap tingkatan dari suatu materi yang diajarkan.
·         Kompetensi dasar yaitu penjabaran standar kompetensi peserta didik yang cakupannya lebih sempit dari standar kompetensi.
·         Indikator yaitu indikator pencapaian belajar berupa KD yang lebih spesifik yang dapat dijadikan ukuran untuk menilai ketercapaian hasil pembelajaran.
S. Select, Modify or Design Materials
Selanjutnya adalah kegiatan memilih media, memodifikasi media yang sudah ada atau merancang sesuai kebutuhan.
U. Utilize Materials
Langkah selanjutnya yaitu digunakan dalam pembelajaran. Menggunakan media dalam pembelajaran perlu diperhatikan langkah-langkah menggunkaannya. Hal ini akan berbeda pada setiap media yang kita pilih. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan media yaitu siapkan waktu yang cukup untuk persiapan dan pemasangan media, pastikan media tersebut dapat digunakan.
R. Require Learner Response
Selanjutnya perlu diamati bagaimana respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Sasaran akhir dalam pembuatan media adalah harus dapaat dipahami, dimengerti dan memudahkan siswa. Respon siswa dapat berupa respon positif dan negatif. Respon tersebut dapat diketahui dari ekspresi, pendapat langsung yaitu berupa persepsi dan tanggapan siswa.
E. Evaluate
Merupakan tahap akhir dalam pemilihan media model ASSURE. Evaluasi merupakan proses membuat keputusan tentang nilai suatu objek. Keputusan evaluasi tidak hanya didasarkan atas hasil pengukuran tapi juga pengamatan baik dilakukan dengan pengukuran meupaun non pengukuran yang akhirnya menghasilkan suatu keputusan tentang nilai suatu objek yabg dinilai.

b.      Prosedur Pemilihan Media Model ANDERSON
Anderson (1976) untuk membuat satu model pemilihan media mengacu pada keterkaitannya dengan komponen lain.
Langkah-langkah:
1)      Langkah awal adalah menentukan karakteristik pesan yang akan disampaikan. Apakah pesan tersebut berupa fakta, konsep, gagasan, instruksi dan lain-lain.
2)      Selanjutnya tahap dua yaitu melengkapi bagaimana metode yang tepat sesuai dengan karakteristik pesan pembelajaran.
3)      Menentukan tujuan pembelajaran lebih bersifat kognitif, afektif atau psikomotor.
4)      Menentukan jenis media yang sesuai untuk jenis tujuan yang akan dicapai dengan mempertimbangkan kriteria lain seperti kebijakan, fasilitas yang tersedia, kemempuan prosuksi dan biaya.
5)      Mereview kembali jenis media yang telah dipilih, apakah sudah tepat atau masih terdapat kelemahan atau masih ada alternatif jenis media lain yang lebih tepat.
6)      Merencanakan, mengembangkan dan memprodeksi media.

2.      Strategi Penggunaan Media Pendidikan Dalam Proses Belajar Mengajar.
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan:
a)      Relevansi : antara tujuan, ketepatgunaan, keadaan peserta didik, ketersediaan, mutu teknis serta biaya.
b)      Kelayakan yaitu biaya yang lebih murah, kesesuaian dengan metode instruktusional, kesesuaian dengan peserta didik, pertimbangan teknis dan ketersediaan suku cadangnya.
c)      Kemudahan. Menurut Hartono Kasmadi:
·         Pertimbangan produksi: ketersediaan bahan, kondisi fisik, harga, mudah dicapai, estetika.
·         Pertimbangan peserta didik : watak, kesesuaian dan keterlibatan.
·         Pertimbangan isi: sesuai dengan kurikulum, perkembangan IPTEK sesuai dengan kebutuhan.
·         Pertimbangan guru: kemanfaatan dan kemampuan.

Strategi penggunaan:
·         Posisi media dan guru harus harmonis
·         Janganmembelakangi media
·         Selalu berinteraksi dengan media
·         Gunakan alat penunjuk yang mampu memfokuskan pesan.



Sumber:
Arsyad, Azhar. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta: Grafindo.
            Sadiman, S Arief. 1996. Media Pendidikan. Jakarta: Grafindo.
Fitria. 2008. “bagaimana memilih media pembelajaran”. http//www.aristorahadi.wordpress.com. diakses tanggal 4 maret 2011.
Santridaruz. 2008. “media pembelajaran”. http//www.santridaruz.blogspot.com. diakses tanggal 4 maret 2011.


TEKNIK PEMILIHAN MEDIA

TEKNIK PEMILIHAN MEDIA

Pemilihan media
1.      Dasar Pertimbangan Dalam Pemilihan Media
a.      Alasan Teoritis
Proses pemilihan media menjadi penting karena kedudukan media yang strategi untuk keberhasilan pembelajaran. Alasan pokok pemilihan media dalam pembelajaran, karena didasari atas konsep pembelajaran sebagai suatu sistem yang didalamnya terdapat suatu totalitas yang terdiri atas sejumlah komponen yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan.
Media merupakan salah satu komponen utama dalam pembelajaran selain tujuan, materi, metode dan evaluasi maka sudah seharusnya dalam pembelajaran guru menggunakan media.
Kedudukan media dalam pembelajran tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan sistem pembelajaran. Penggunaan media akan meningkatkan kebermaknaan (meaningful learning) hasil belajar.  Dengan demikian pemilihan media yang menjad penting artinya dan ini menjadi alasan teoritis mendasar dalam pemilihan media.

b.      Alasan Praktis
Terdapat beberapa penyebab orang memilih media dijelaskan oleh Arif Sadiman (1996:89):
·         Demonstration
Media daoat digunakan untuk mendemonstrasikan sebuah konsep, alat, objek, kegunaan, cara mengoperasikan dll. Media berfungsi sebagai alat peraga pembelajaran.
·         Familiarity
Karena sudah terbiasa menggunkaan media tersebut dan merasa sudah menguasai.
·         Clarity
Inginmemberikan gambaran/penjelasan yang lebih konkret
·         Active Learning
Guru dapat membuat siswa berperan aktif baik secara fisik, mental, emosional.
   
Guru sebagai pengguna harus dapat memilih media yang tepat dengan kebutuhan pembelajran sesuai dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi pembelajaran. Arif Sadiman  (1996:85) mengemukakan beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan rujukan untuk membeli media:
v  Apakah media yang dipilih itu relevan denga tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?
v  Apakah disertai dengan buku manual atau sumber informasi tentang media tersebut?
v  Apakah perlu dibentuk tim ahli dan pengguna media untuk merevieu media tersebut?
v  Apakah terdapat media dipasaran yang telah divalidasi/uji coba?
v  Apakah media tersebut boleh direvieu terlebih dahulu?
v  Apakah terdapat format revieu yang seudah dibakukan?

2.      Kriteria Dalam Pemilihan Media
a.      Kriteria umum
Kriteria umum yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media:
·         Kesesuaian dengan tujuan (Instructional Goals)
Perlu dikaji tujuan pembelajaran apa yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran. Seperti dari kajian tujuan instruktusional umum (TIU) atau TIK bisa dianalisis media apa yang cocok guna mencapai tujuan tersebut.
·         Kesesuaian dengan materi pembelajaran (Instructional Content)
Yaitu bahan kajian apa yang akan diajarkan pada programpembelajaran tersebut.
·         Kesesuaian dengan karakteristik pembelajaran atau siswa.
Media haruslah familiar dansesuai dengan karakteristik guru/ siswa mencakup sesuai dengan kondisi fisik terutama kebefungsian alat indra, kemampuan awal siswa, budaya maupun kemampuan siswa.
·         Kesesuaian dengan teori
·         Kesesuaian dengan gaya belajar siswa
Media didasarkan atas kondisi psikologis siswa bahwa siswa belajar dipengaruhi pula oleh gaya belajar.
·         Kesesuaian dengan kondisi lingkungan, fasilitas pendukung dan waktu yang tersedia.

b.      Kriteria Khusus
Erikson (1993) memberi saran dalam mengembangkan kriteria pemilihan media dalam bentuk check list:
1)      Apakah materinya penting dan berguna bagi siswa?
2)      Apakah dapat menarik minat siswa untuk belajar?
3)      Apakah ada kaitannya danmengena secara langsung dengan tujuan pembelajaran?
4)      Bagaimana format penyajiaannya diatur? Apakah memnuhi tata urutan yang teratur?
5)      Bagaimana dengan materinya, mutakhir atau autentik?
6)      Apakah konsep dan kecermatannya terjamin secara jelas?
7)      Apakah isi dan presentasinya  memenuhi standar?
8)      Apakah penyajiannya objektif?
9)      Apakah bahannya memenuhi standar kuaitas teknik?
10)  Apakah bahantersebut sudah melalui pemantapan uji coba atau validasi?

Kriteria khusus lainnya dalam memilih pembelajaran yang tepat dirumuskan salam kata ACTION:
·         Acces : kemudahan akses menjadi pertimbangan pertama dalam memilih media. Apakah media yang kita perlukan itu tersedia, mudah dan dapat dimanfaatkan oleh murid?
·         Cost : biaya juga harus dipertimbangkan. Media efektif tidak selalu mahal jika guru kreatif dan menguasai betul materi pelajaran maka akan memanfaatkan objek-objek untuk dijadikan sebagai media dengan biaya yang murah tapi efektif.
·         Technology : teknologi juga harus diperhatikan apakah teknologinya tersedia danmudah menggunakannya.
·         Interactivity : media yang baik adalah media yang dapat memunculkan komunikasi 2 arah.
·         Organization : diperlukan dukungan organisasi  misalnya pimpinan sekolah.
·         Novelty : media yang lebih baru biasanya lebih baik danlebih menarik bagi siswa.


Sumber:
            Arsyad, Azhar. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta: Grafindo.
            Sadiman, S Arief. Media Pendidikan. Jakarta: Grafindo.
_______. 2010. “Teknik pemilihan media”. http//ranjaya.blogspot.com//. Diakses tanggal 22 februari 2011.

Rabu, 30 Maret 2011

TEKNIK PEMILIHAN MEDIA

Add caption

TEKNIK PEMILIHAN MEDIA

Pemilihan media
1.      Dasar Pertimbangan Dalam Pemilihan Media
a.      Alasan Teoritis
Proses pemilihan media menjadi penting karena kedudukan media yang strategia untukkeberhasilan pembelajaran. Alasan pokok pemilihan media dalam pembelajaran, karena didasari atas konsep pembelajaran sebagai suatu sistem yang didalamnya terdapat suatu totalitas yang terdiri atas sejumlah komponen yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan.
Media merupakan salah satu komponen utama dalam pembelajaran selain tujuan, materi, metode dan evaluasi maka sudah seharusnya dalam pembelajaran guru menggunakan media.
Kedudukan media dalam pembelajran tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan sistem pembelajaran. Penggunaan media akan meningkatkan kebermaknaan (meaningful learning) hasil belajar.  Dengan demikian pemilihan media yang menjad penting artinya dan ini menjadi alasan teoritis mendasar dalam pemilihan media.

b.      Alasan Praktis
Terdapat beberapa penyebab orang memilih media dijelaskan oleh Arif Sadiman (1996:89):
·         Demonstration
Media daoat digunakan untuk mendemonstrasikan sebuah konsep, alat, objek, kegunaan, cara mengoperasikan dll. Media berfungsi sebagai alat peraga pembelajaran.
·         Familiarity
Karena sudah terbiasa menggunkaan media tersebut dan merasa sudah menguasai.
·         Clarity
Inginmemberikan gambaran/penjelasan yang lebih konkret
·         Active Learning
Guru dapat membuat siswa berperan aktif baik secara fisik, mental, emosional.
   
Guru sebagai pengguna harus dapat memilih media yang tepat dengan kebutuhan pembelajran sesuai dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi pembelajaran. Arif Sadiman  (1996:85) mengemukakan beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan rujukan untuk membeli media:
v  Apakah media yang dipilih itu relevan denga tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?
v  Apakah disertai dengan buku manual atau sumber informasi tentang media tersebut?
v  Apakah perlu dibentuk tim ahli dan pengguna media untuk merevieu media tersebut?
v  Apakah terdapat media dipasaran yang telah divalidasi/uji coba?
v  Apakah media tersebut boleh direvieu terlebih dahulu?
v  Apakah terdapat format revieu yang seudah dibakukan?

2.      Kriteria Dalam Pemilihan Media
a.      Kriteria umum
Kriteria umum yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media:
·         Kesesuaian dengan tujuan (Instructional Goals)
Perlu dikaji tujuan pembelajaran apa yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran. Seperti dari kajian tujuan instruktusional umum (TIU) atau TIK bisa dianalisis media apa yang cocok guna mencapai tujuan tersebut.
·         Kesesuaian dengan materi pembelajaran (Instructional Content)
Yaitu bahan kajian apa yang akan diajarkan pada programpembelajaran tersebut.
·         Kesesuaian dengan karakteristik pembelajaran atau siswa.
Media haruslah familiar dansesuai dengan karakteristik guru/ siswa mencakup sesuai dengan kondisi fisik terutama kebefungsian alat indra, kemampuan awal siswa, budaya maupun kemampuan siswa.
·         Kesesuaian dengan teori
·         Kesesuaian dengan gaya belajar siswa
Media didasarkan atas kondisi psikologis siswa bahwa siswa belajar dipengaruhi pula oleh gaya belajar.
·         Kesesuaian dengan kondisi lingkungan, fasilitas pendukung dan waktu yang tersedia.

b.      Kriteria Khusus
Erikson (1993) memberi saran dalam mengembangkan kriteria pemilihan media dalam bentuk check list:
                      1)      Apakah materinya penting dan berguna bagi siswa?
2)      Apakah dapat menarik minat siswa untuk belajar?
3)      Apakah ada kaitannya danmengena secara langsung dengan tujuan pembelajaran?
4)      Bagaimana format penyajiaannya diatur? Apakah memnuhi tata urutan yang teratur?
5)      Bagaimana dengan materinya, mutakhir atau autentik?
6)      Apakah konsep dan kecermatannya terjamin secara jelas?
7)      Apakah isi dan presentasinya  memenuhi standar?
8)      Apakah penyajiannya objektif?
9)      Apakah bahannya memenuhi standar kuaitas teknik?
10)  Apakah bahantersebut sudah melalui pemantapan uji coba atau validasi?

Kriteria khusus lainnya dalam memilih pembelajaran yang tepat dirumuskan salam kata ACTION:
·         Acces : kemudahan akses menjadi pertimbangan pertama dalam memilih media. Apakah media yang kita perlukan itu tersedia, mudah dan dapat dimanfaatkan oleh murid?
·         Cost : biaya juga harus dipertimbangkan. Media efektif tidak selalu mahal jika guru kreatif dan menguasai betul materi pelajaran maka akan memanfaatkan objek-objek untuk dijadikan sebagai media dengan biaya yang murah tapi efektif.
·         Technology : teknologi juga harus diperhatikan apakah teknologinya tersedia dan mudah menggunakannya.
·         Interactivity : media yang baik adalah media yang dapat memunculkan komunikasi 2 arah.
·         Organization : diperlukan dukungan organisasi  misalnya pimpinan sekolah.
·         Novelty : media yang lebih baru biasanya lebih baik danlebih menarik bagi siswa.


Sumber:
            Arsyad, Azhar. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta: Grafindo.
            Sadiman, S Arief. Media Pendidikan. Jakarta: Grafindo.
_______. 2010. “Teknik pemilihan media”. http//ranjaya.blogspot.com//. Diakses tanggal 22 februari 2011.